mimpi yang tak tuntas katamu
ucap tercekat di kerongkongan,
tentang dongeng yang patah

 

sementara
aku berusaha tuli

enggan dengar derak remuk hatimu

petuah lampau itu seperti tikungan lain saja
seandainya kau langkahkan kakimu ke sana

dan sekarang,
masih saja substansi cair dan bening itu mengalir dari matamu

galau, deras, tumpah

 


pic
 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s