cerita.serem.#3

rumah
favorit kita di jogja, cu-4 dan cu-11, dua rumah saling membelakangi, dan di
sampingnya berdiri kos2an 3 lantai. banyak sukanya.. tapi ada juga seremnya….

kita
menjulukinya lena. dia perempuan, pake daster putih panjang, berambut panjang
model2 setan alamakjrot di film the ring. kenapa namanya lena? ingat lawak
srimulat? di mana sang hantu selalu diperankan oleh paul? nah namanya lena..

seorang
teman menyaksikan penampakan pertama, dia jalan naik tangga, melewati dapur.
lumayan tengah malam waktu itu, terus dia merasa kalo ada yang sedang nyuci
piring. sekilas seperti perempuan berambut panjang. penasaran, dia menapak
beberapa anak tangga ke bawah, dan melongok ke dapur. si perempuan udah ga ada.
tapi berhubung waktu itu teman saya ngaku kl dia ngantuk berat, maka cerita ini
ga berkembang sampe migrasi besar2an dari seluruh penghuni kos.

lena,
kadang2 muncul dengan sedikit cahaya hijau berpendar di tubuhnya, ini terjadi waktu penampakan kedua oleh bang
don-don, dari nonton tv di cu-11, beliau mau balik ke cu-4, baru beberapa
langkah beliau balik lagi, nyalain rokok sambil gemeteran.. “lena…”

rupanya
lena nongkrong di samping cu-4… kita cuma mengangguk2 simpati campur masygul
pada bang don-don…

penampakan
ketiga oleh sugab, dia liat wajah lena di jendela kamarnya. ya ya.. persis
seperti horor2 picisan, di mana muka sang hantu seperti disorot senter dari
bawah.. seperti itu memang sebenernya. untungnya dia ga histeris.

penampakan
keempat, terakhir, saya sendiri, di cu 4.

jadi
begini, berhubung bang don-don udah lulus, saya akhirnya ambil alih kamar di
cu-4 itu. kamarnya asoy geboy, lumayan luas, anti bocor dan punya dua pintu.
jadi kl mau masukin pacar ke kamar gampang.. sayangnya kok ya saya pas jomblo
waktu dapet kamar itu…

dan
yang masuk kok ya malah…. huhuw…
(
btw, sampe di bagian sini kok tiba2 saya menelan ludah ya? hiii.. )

oke..
oke.. lanjut.

kejadiannya
beberapa hari sebelum saya sidang pendadaran, saya yakin haqqul yakin kalo saya
ga mimpi. tau2 aja saya bangun tengah malam dan si lena udah duduk di lantai di
samping saya, menunduk dan rambutnya nutupin muka..

dan
tau2 kok ya kamar saya tiba2 berubah jadi hutan.. dan mbak lena masih ada di
sebelah saya, masih duduk, masih nunduk dan masih ga ngomong apa2.

saya
gigit bibir kok ya sakit. wah, makin nangis batin.. tapi untungnya kok ga lama.
habis itu mak byar.. semuanya balik ke normal…

istighfar
sambil sedikit ngos2an, saya keluar kamar. sepupu saya ternyata bergadang
nonton bola, dia bilang..

“yan, muka kamu pucat…”

saya
cuma jawab, “lena”

sepupu saya ngangguk2…

tapi
setelah saya pikir2, mungkin saya dibangunin buat sholat malam, soalnya
kejadiannya itu menjelang sidang pendadaran… hahaha. akhirnya saya sholat
tahajjud.

bersyukur sih bersyukur… tapi kalo inget. masih serem…

random.chaos.#3

that he would die for her. ignoring the sanity bold limitation. but now there is nothing. she left, warping into a rabbit hole. leaving him alone browsing the pile of notes, looking for the scribbling that say “i love you. always”.

while occasionally he bites his lips, trying to trace the what is left from her kiss. that sweet, sweet sensation. so there are empty bottles of wine. to resemble the taste.

and then, the hunt. the search, the place that reminds him of her. all failed. when promise is broken, always is become never. there is agony up in the burnt maroon sky. the salty sour liquid bleed inside his left chest.

and his iron heart, soon to corrode.

cerita.serem.#2

pada
cerita sebelumnya gw udah sedikit menggambarkan lokasi tempat kkn gw dulu.

di watugajah
dukuh atas, ada pertigaan yang pemandangannya amat sangat keren sekali. apalagi
kalo malam.. huhuw, elo bakal merasa dikelilingi bintang.
gimana
nggak? listrik di sana masih minim, jadi otomatis penerangan juga seadanya.
otomatis, bintang2 bisa keliatan jelas dari pertigaan tersebut.

nah,
di daerah sekitar watugajah, ada beberapa unit kkn yang laen. dan secara rutin
kita rapat konsolidasi sekaligus saling mengunjungi. dari unit gw, unit 41,
sampe unit 45. semuanya kompak. bahkan kita pernah “cabut” bareng!
jadi 5 unit ini sama2 pergi piknik ke pantai baron cuma buat buka puasa bareng
di sana. gokil. untung ga ada sidak.

nah,
pada suatu malam, setelah rapat konsolidasi. beberapa dari unit kami ingin
pelesir lagi, berhubung yang kita cari tempatnya ga terlalu jauh, maka sandy,
temen satu unit gw mengusulkan pertigaan tadi sebagai tempat kumpul. singkat
cerita, kita semua setuju. kita bakal kumpul di sana selepas jam 9 malam. gw
lupa unit mana yang setuju buat berangkat waktu itu. kl ga salah sih unit 43.
sementara dari unit gw cuma gw dan sandy, sementara unit yang lain lebih milih
buat istirahat aja di posko mereka masing2.

gw
dan sandy, sampai di lokasi lebih cepat. mungkin karena gw tiap hari harus
sport jantung lewat jalan terjal itu, jadi lama2 gw udah biasa dan bisa
ngebut… hahahaha.

sesampainya
di sana, kita ini kok sepertinya emang cari perkara.

kenapa?
karena selain lokasinya yang agak susah dijangkau, minim penerangan dan sepi.
sambil nunggu temen2 dari unit 43 datang, gw dan sandy malah cerita yang
serem-serem. mulai dari keanehan2 mei, sampe ke banaspati (mitos bola api yang melayang)…

cerita berhenti saat kita liat tiga cahaya merangkak pelan ke atas, melingkari
jalan di bawah. keliatan seperti lampu motor. pasti temen2 dari unit 43.
berarti sebentar lagi mereka nyampe.

tapi.

kita
tungguin. kok lama? kok ga nyampe2?

apa
mereka salah tempat? kalo motor mereka udah keliatan, harusnya ga selama ini. apa
mereka brenti di jembatan ya? di situ enak juga buat nongkrong. akhirnya
gw dan sandy memutuskan buat nyusul dan turun ke bawah.

sampai di jembatan, ga ada siapapun di sana.

lho.
kemana mereka ini? kalo mereka nyampe
trus langsung pulang, itu ga mungkin. karena pasti keliatan dari atas. apa
mereka mampir ke suatu tempat laen? ga mungkin juga, karena di sepanjang jalan
cuma ada satu rumah. dan rumah itu dari tadi juga kosong.

akhirnya
karena cape dan rada kesel, gw dan sandy memutuskan untuk pulang.

keesokan
harinya, ketua unit 43 datang ke pondokan kita, dan minta maaf karena semalam
unit mereka ga jadi ikutan nongkrong gara2 ada anggotanya yang mendadak sakit.

“lho.
jadi kalian ga berangkat?”

sang
ketua geleng kepala bingung.

lah.. terus?
yang semalam itu siapa dong?

gw
dan sandy saling nengok, liat2an, dan pasang muka horor. huhuw..

sahur.dan.toleransi

urusan sahur jadi cobaan pertama di bulan ramadhan ini. hari pertama, saya hampir telat sahur. bangun jam 3.30 karena perut yang sakit luar biasa dan bukannya saya pergi ke warung makan, saya malah harus ngibrit ke toilet.

tapi buat saya, itu sakit membawa nikmat. kl ga sakit perut, mungkin saya udah bablas alias ga sahur.

puasa hari pertama, sempat bingung mau ngapain. saya akhirnya bersih2 kamar. semua kertas ga penting dibuang, debu2 dilap, lantai disapu dan dipel. pakaian dan sprei dicuci. install game baru di pc, dan jadinya malah sempet hampir emosi ketika headset kesayangan saya suaranya jadi aneh, fringe, ada kabel yang hampir putus mungkin. akhirnya terpaksa bobol celengan ayam buat beli saluran output suara yang baru. pilihan jatuh ke speaker logitech, slim, harganya sedikit mahal, tapi kualitasnya baik.

over all, puasa hari pertama, alhamdulillah, lancar.

nah, tadi malam, saya bangun jam 2.00, bukan karena cuaca panas, atau suara alarm. tapi karena suara “sahur sahur sahur!” dari masjid. bangunnya pun sambil agak2 kaget.

saya seneng bisa bangun, tapi jadi mikir, itu ajakan sahur apa neriakin maling ya? kok suaranya ga bernada ajakan sama sekali. astagfirullah. padahal mau bicara biasa aja saya rasa volume yang keluar dari ujung corong suara juga sama saja.

tiap puasa kita bicara toleransi; contoh, warung-warung makan ditutup untuk menghormati kita yang shaum. tapi apa kita juga memberi toleransi yang sama buat mereka non-muslim?

apa suara pawai dan kentongan kita untuk sahur tidak menganggu hak mereka untuk bisa tidur malam dengan nyenyak?
sekali lagi, puasa/shaum itu bagus buat refleksi. kl kita sudah meminta mereka menghormati hak-hak kita, bukankah sudah seharusnya juga kita menghormati hak2 mereka?

anyway, met shaum hari kedua : )


gambar

the.truth.is

okay.
in simple english…

you’re
angry when people told bad things about you.
but
what happen is,
you’re
furious because they told the truth.

*jadi
mumpung mau ramadhan, bikin jadi awalan baru deh. mari sama2 kontemplasi buat refleksi diri.
memetakan
kurang dan salah kita di mana dan berusaha memperbaikinya : )

gambar

cerita.serem.#1

see, gw ga mungkin nulis reply sepanjang ini kan nggo?

gw lupa ini kejadian tahun berapa, tapi yang jelas
kejadiannya pas gw kkn (kuliah kerja nyata). mungkin sekitar tahun 2000. gw
ikut kkn, angkatan XXI, unit 41. kita ditempatkan di desa watugajah, gunung
kidul. watugajah dibagi jadi dua bagian,
bagian dukuh atas, dan dukuh bawah. dukuh atas keren banget, elo bisa liat
klaten, solo dan jogja dari tempat itu, apalagi kalo malem, lampu-lampu

kota jadi keliatan keren
banget. cuma kalo kesana, elo harus siap sport jantung. karena jalannya, walau udah
diaspal, terjalnya alamakjan.. serius gw. kalo elo naek motor gl-pro, maka dada elo hampir nempel ke tangki motor saking
terjalnya. unit gw ada 9 orang termasuk gw, 3 cewe 6 cowo. berbeda dengan unit2
laen yang nginep serumah (beda kamar pastinya), kita ditempatkan secara terpisah,
cowok ditempatkan di sebuah rumah kosong, sementara cewe2 nginep di tempatnya
kepala dusun.

over all, proses kkn berjalan lancar, warga bisa
menerima kita dengan baik, program2 juga jalan semua. kalo ada gangguan, itu
bukannya ga bisa diatasin, kecuali beberapa gangguan2 gaib loh ya..

nah.. bicara gaib2an… ada salah satu cewe di unit
gw yang punya kemampuan liat hal2 kasat mata. kalo nurut ceritanya sebelum kkn,
dia kecelakaan di jalan gejayan, luka parah di kepala. dan setelah sembuh..
malah liat yang gak gak.. sebut aja namanya mei. dia trauma naek motor, jadi kl
bonceng, bukannya meluk pembonceng, dia menggenggam pinggang pembonceng dengan
keras, alhasil selama kkn, pinggang gw biru2…

singkat cerita, suatu malam, di base camp cowo,
( ya rumah yang dulunya kosong itu) gw lagi bertiga mei, gw dan aris. tiba2 gw
mencium bau wangi, gw pikir aneh aja. gw tau gw bermasalah dengan hidung gw, penciuman
gw belum normal berhubung habis dioperasi. iseng2 gw nanya sama aris.. “eh.. elo bau wangi gak?” dan dengan tampang melas, temen gw jawab..
“lah justru itu trik.. gw dari tadi mau ngomong sama elo tapi gw takut.. “

iseng2 gw nanya sama mei
yang lagi duduk di ruang depan… “eh, ada siapa aja di
sini?”

“ada dua, satu anak
kecil satu kakek tua.. gapapa mereka baek kok… asal kalian sopan
selama di sini”

anjrot!. gw langsung
inget kl gw pipis deket pompa aer semalam..
gw langsung nginyem..

puncaknya terjadi di
sebuah malam minggu, gw inget betul kejadian itu karena gw nonton pertandingan bola di tv,
antara tottenham hotspurs vs liverpool. berhubung siarannya menjelang tengah malam
dan tipi cuma ada di ruang keluarga rumah pak kepala dusun, maka gw ke sana
untuk nonton.

di tengah pertandingan,
tiba2 si mei keluar dari kamar, pucat dan panik. dia bilang kl ada yang ngintip dia lewat
atas sekat kamar (berhubung rumah kampung, maka antar ruang dipisah ama sekat) . gw
tanya “siapa yang ngintip?” dia jawab “ga tau gw trik… dia
gede, ijo, matanya merah.. “

haduh..

akhirnya gw minta dia
buat nemenin gw nonton bola aja, gw becanda2in. ga lama kemudian, ada satu lagi temen gw,
sandy, nyusul gw buat ikutan nonton bola. makin banyak orang, mei, berangsur membaik.
ga lama kemudian, sandy, memutuskan untuk pulang duluan, karena udara tambah
dingin katanya.

setelah pertandingan
selesai, dengan hati merana karena liverpool kalah, gw membujuk mei buat tidur.
“jangan lupa berdo’a, trus matanya ditutup ya.. “. mei, akhirnya masuk ke kamar, dan gw pulang ke pondokan cowo.

gw ga punya firasat
apapun pas pulang, cuma kok gw ngrasa dibuntutin aja sih.. pas hampir sampe di
rumah kosong tempat kita nginep. anjing2 tetangga pada keluar dan menyalak
keras ke arah gw.. anehnya, mereka menggonggong sambil ambil ancang2 mau lari
gitu.. gw berhenti jalan, dan gw perhatiin anjing2 itu baik2… dan gw langsung
merinding ketika tau bahwa kepala anjing2 itu..

tertuju ke arah belakang
gw…

dan gw tau persis di
belakang gw ga ada orang lain…

alamakjrot.. ane masih
blum kawin inih… :((

gw tutup mata, sambil
terus meratapi nasib kenapa kok gw yang gantian dibuntutin mahluk ga jelas
ini…

gw buka mata, eh.. kok
rumah kosong yang tadinya di depan mata tiba2 berasa di zoom out alias jadi
jauh…

alamakjrot.. beneran,
ane masih blum kawin inih… :((

gw tutup mata lagi, dan
istighfar. dan komat kamit baca do’a.
begitu gw buka mata. everything back to normal.
anjing2nya udah pada pergi. suasana jadi tenang lagi.

kalo elo pikir penderitaan gw berakhir, elo salah,
malam itu gw ga bisa tidur. takutnya sih udah banyak berkurang, gw ga bisa
tidur karena ternyata temen gw, sandy, tidur dengan gigi yang yang bunyi.. “krek..
krek.. ” keras banget.

paginya gw bangun telat, dan temen2 gw pada ilang.

ternyata mereka nganter si mei ke rumah sakit
karena dia kolaps. syukurnya, dia cuma butuh istirahat aja. dia balik ke unit
ga lama setelah itu, dan baik2 aja sampe sekarang.

hawhaw.. kkn gw horror dah. gw dan sandy sendiri
punya pengalaman horror, yang akan gw ceritain kapan2.. 😀

gambar

waktu.masih.culun


from left:

anton(my bestfriend), moeljanto, ronald, me, herky.. and dito( he likes to do that. .turns his head towards another direction)

just got an e-mail from an old friend of mine, ronald. and attached to the email.. were some photos during our trip to bali. we were at the 2nd year back then…

i know that it’s not at the best quality (since we don;t have that much digicam back then mind you?) but still i have a good laugh watching these pictures.. and i was kinda sad too. oh how time flies eh?