youtube dot com, makasih ya!!

musim ini liverpool masih berkutat di lapangan tengah, dan walau masih cinta banget, saya jadi agak gak semangat.

ada yang ilang di sana. tembakan-tembakan jarak jauh nan akurat mungkin. atau sedikit keajaiban yang dulu ditampilkan oleh seseorang.

buntutnya, saya malah jadi kangen liat dia beraksi, dia bisa membuat para bek bertanya-tanya akankah dia mengoper atau menembak bola. bek lawan serba salah, ditempel ketat nanti bola digocek. dibiarin gitu aja, kok ya sama aja bunuh diri, tembakan jarak jauh beliau ini maut

so yeah. he’s patrik berger. my all time footballer

jadi gini sejarahnya.

sama seperti kebiasaan klub besar buat beli pemain yang bersinar di turnamen besar, liverpool fc juga melakukan hal yang sama di tahun 1996, euro 96. republik ceko, sang kuda hitam, melangkah sampai ke final. dan patrik adalah salah satu pemain yang bersinar. sayang mereka kalah di final. 2-1, patrik bikin gol konsolasi buat rep. ceko.

berbeda dengan pemain-pemain lain yang bersinar di turnamen tapi terus bobrok begitu maen di klub baru. patrik langsung nyolong hati para kopites (termasuk saya pastinya), dua gol di debutnya di partai tandang. dan hatrick di pertandingan lawan chelsea di anfield. dan di bulan pertamanya di klub baru dan kompetisi baru. dia langsung menyabet penghargaan player of the month.

hebat ya? padahal waktu itu bahasa inggris pun dia masih kagak ngarti, tapi debut brilian. waktu itu, patrik berger seperti terlahir buat maen di liverpool fc.

cuma ya di sepakbola itu ada hal-hal yang kejam;

1. cedera
2. manajer yang ga nyadar ama bakat pemainnya
3. wasit yang meleng atau keilangan peluit pas pelanggaran
4. tiang gawang yang seakan-akan geser beberapa senti pas bola mau masuk ke gawang. mengakibatkan gol batal dan satu stadion kepalanya mendadak gatal…

buat berger, dia dapet no. 1 dan no. 2.

walau berger mempunyai debut yang gemilang, roy evans, manajer liverpool waktu itu, untuk membangku cadangkan berger di pertandingan-pertandingan berikutnya. saking akrabnya sama bangku cadangan, tahun 1997, berger dapat predikat pemain cadangan terpopuler versi majalah match. dan diperparah dengan keadaan bahwa bakatnya harus terhambat oleh cedera, cedera dan cedera.

rezim evans ga bertahan lama. kemudian houllier datang, berger kembali berjuang dan semua jadi senang.

walau tahun itu liverpool krisis, pemain banyak yang cedera termasuk owen dan fowler, sumber gol tetep ada. dari kaki berger, gol-gol kembali lahir dari gelandang serang kelahiran 10 november 1973 ini. para fans senang karena pahlawan yang dicari, ternyata gak jauh-jauh dari anfield.

bintangnya kembali meroket, tapi dia tetep rendah hati. walau dijuluki “no.1 mersyeside babemagnet”, dia tetep jaga jarak dengan dunia seleb pemain bola. buat dia keluarga tetep no.1

tapi seperti kekejaman-kekejaman di dunia sepakbola, berger kembali kena cedera. kali ini lutut. parah. dan susah pulih

ditambahin lagi dengan kekejaman no.5 di dunia sepakbola; manajer yang ga bisa nunggu pemain sembuh.

tapi patrik bikin kontribusi gemilang, walau jarang dipasang, dia ikut berperan besar dalam treble liverpool tahun 2001. umpannya buat michael owen yang akhirnya jadi gol satu2nya waktu menghadapi arsenal di final piala FA akan selalu dikenang.

huhuhuw..

saya bener2 ingin nonton aksi2 beliau.
dan akhirnya, keinginan saya terwujud. terimakasih buat adanya youtube.com, videodownloader dan flvplayer. akhirnya, semalam saya bisa bernostalgia riang gembira sambil sedikit ada campuran termehe-mehe. saya download beberapa klip dari youtube.com dengan videodownloader. dan memainkannya dengan flvplayer.

aneh rasanya, liat sosok yang saya rindukan itu, berlari di rumput anfield menggiring bola ke daerah penalti lawan, dan membuat penonton di the kop stand bergemuruh ketika dia menghempaskan bola ke dalam gawang lawan dengan tendangan geledek kaki kirinya. seneng, tapi sekaligus sedih karena itu semua udah lewat. time flies my pren.. time flies.

dan semalam, saya masih inget kalo saya nonton klip-klip itu sambil mengepalkan tangan bersorak sorai. dan rasanya di ujung klip terakhir, mata saya jadi agak berkaca-kaca. biar patrik berger cuma dapet no.79 di “100 player who shook the kop” dia tetep no.1 di mata saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s