screw diet! long live photoshop!!

faktanya.
selain menua terlalu cepat. teknologi juga berefek samping.

selepas makan siang tadi, saya melontarkan wacana tentang maraknya bokep amatir berekstensi 3gp ( jangan kaget kalo nanti kalian search di google dengan keyword bokep 3gp dan blog saya ini nongol di sana.. hahaha). setelah ngobrol2, saya lalu duduk di depan komputer dan mulai melakukan riset kecil2an.

entah bagaimana, saya malah ketemu dengan artikel tentang angelica panganiban; seorang model dari negara tetangga, filipina. di salah satu artikel yang saya baca, ternyata ada fakta yang menarik. karena ternyata, foto2 angelica yang nampang di kalender sebuah merk bir ternama adalah hasil rekayasa photoshop.

lepas dari itu semua, saya juga seolah tersadarkan sekali lagi kalau pemahaman kita tentang “cantik” itu sendiri sudah terdistorsi sedemikian rupa.

so? who needs diet pills anyway?

Pro Evolution Soccer 6

i nailed the cd last weekend and instantly hooked up by its gameplay.

this is the latest version of the 10 out of 10 rated soccer game. with more licensed player and additional licensed club as well.

more realistic movement. more attacking gameplay. those free player are now prefer to run into a space and seek for a pass, and you can take on the defender quite easily. while on the previous version goals are easier from outside the box, now shooting from way out is more tricky, take the volley from 30 yard as an example.

the refereeing is now improved, no more frustration over the fussy refereeing that you’ve often found in previous version, where a slight challenge you made can easily being judge as a foul and resulting a free kick. back then, i curse a hell lot more often every time the bloody ref blows his whistle… and those opposition player sure know hot to take a free kick aren’t they? hahahaha

when i played this game last night, i laugh my ass off when i heard trevor brooking shouts “goal!!” and peter brackley instantly replies “hey? what are you doing? it was supposed to be my job?”. the dynamic duo are still in the game!

so, all in all. it’s great game and worth to buy.

peek a boob

aduh… sudah pasti telat.
jam 8.00, masih di dalam kopaja 612 dan terjebak macet di sepanjang jalan ampera.
pagi, tapi panas sudah menyengat. mungkin dalam setahun ke depan, jika selalu lewat rute yang sama, bisa bisa sebelah kanan wajah saya akan berwarna lebih gelap. tiba2 inget cerita2nya veronica.
mata saya udah kriyip2. sepertinya saya mau tidur aja…

tiba2 terjaga, saya liat jam tangan. 8.29, sebentar lagi nyampe kantor.

ketika fokus sudah balik. di depan saya, arah jam 10, seorang laki laki berdiri menyamping, badannya menghadap ke jendela. usia kira kira 30an. jelas dia butuh mandi dan butuh cukur. dia terus menunduk. matanya lurus ke bawah. sesekali melirik kanan kiri cepat. lalu lurus ke bawah lagi.

di depan dia, duduk anak smu, perempuan, setengah tidur mungkin.
ga tau kalo dadanya mungkin diintip.

saat mata si laki2 ketemu dengan mata saya. ada semacam bahasa tubuh.
terjemahannya, mungkin dia bilang gini…

“siapa bilang berdiri di kopaja ga ada untungnya?”

anjing.

berhenti di depan kantor.
saya turun dan tertawa miris dalam hati.

buku buku buku

di tag sama ida, tetangga sebelah kubikel.
mari…

1. Name one book that changed your life.

tough call. back in my childhood, i used to spent the day in my uncle’s private library and i read a hell lot. saya sampe dicap antisosial.. hahaha. mostly, saya bisa inget isinya, tapi nggak judulnya..

so to be fair, if i’m about to pick one. then it should be… Tintin by Herge. you can name any title, they all good to me 🙂

2. One book you’ve read more than once.

Life of Pi by Yann Martel.
when you hear a story about a boy, a benggala tiger, a zebra, an orangutan and a hyena all in a small boat. and where the law of nature, as if the stronger eats the weaker, applies.. you can bet that the tiger would be the last survivor. burping with a full stomach..

but what do you know? the boy lives.
try to beat that!

3. One book you’d want on a desert island.

City Hunter by Tsukasa Hojo
mimisan and nyot!! anyone? hahahahaha

4. One book that made you laugh.

it has to be Artemis Fowl by Eoin Colfer. Eoin’s dry humor was good.
but if i can pick another title, it has to be Kariage Kun by Masashi Ueda

5. One book that made you cry.

so far. none. but The Count of Monte Cristo by Alexander Dumas came close.
don’t ask me why.

6. One book you wish you’d written.

you kiddin’ me? it has to be Harry Potter!
I’ll be damn rich by now..

7. One book you wish had never been written.

Kalkulus IV.
mimpi buruk saya jaman kuliah.

8. One book you’re currently reading.

sorry, not only one. to name a few..
Artemis Fowl: The Eternity Code by Eoin Colfer
Dragon Rising by Jasper Becker
The Golden Compass by Philip Pullman
The Deception Point by Dan Brown
Q&A by Vikas Swarup

9. One book you’ve been meaning to read.

In The Name of The Rose by Umberto Eco
dari jaman kapaaannn… juga gw selalu gagal nyelesain buku ini :”>

10. Now tag five people.

Itsy, Nitsky, Anz, Pa Ipan dan salah satu dari kalian mungkin?

pic

things at new office


internet, books, coffee, converse all star dan pake jeans tiap hari… huhuy!

i love this job 🙂

sejak minggu lalu, saya udah mulai ngantor lagi.
di penerbit serambi. menyenangkan sekali. orang-orangnya ramah, pinter pinter dan banyak heavy smokernya.. hahahaha

disciplined breakdown

bukan. bukan judul album. saya ga berniat ngebahas album collective soul.

tapi ini lebih berkaitan dengan satu hal yang tampaknya gagal saya warisi dari orang tua saya. yaitu disiplin. abah saya, amat sangat jarang ga tepat waktu. janjian jam 7 ya nongol paling telat jam 7.

sementara, dulu temen-temen saya di jogja sering bilang, kalo mau janjian sama yani. bikin janjinya dimajuin satu jam.. karena saya biasanya telat. emang biasanya bener sih, dan saya selalu merujuk ke buruknya navigasi saya sebagai sebuah alasan. padahal sih… ketiduran.

pun demikian dengan usaha saya berhenti merokok.
saya kurang keras pada diri saya sendiri. kurang berkemauan. kurang berdisiplin.
alhasil, setelah berhenti selama seminggu dengan cara cold turkey. saya akhirnya merokok lagi. tadinya sih beli rokok cuma buat dicium-cium doang baunya. seperti semacam obat kangen begitulah. tapi tergoda juga akhirnya.

lucunya, saya ga dapet yang saya cari. sensasi hisapan rokok, aliran darah berasa yang lancar, kepala yang enteng, sakit di punggung yang ilang dan sebagainya ga kerasa lagi.

mungkin, tubuh saya menolak asupan nikotin. setelah hisapan pertama, asam lambung berasa menggelegak dan naik ke atas. kepala jadi berasa kosong, dan perut mual. bener-bener ga enak… mulut juga tiba tiba berasa pahit. 

sepertinya saya emang diharuskan berhenti merokok. secepatnya.