peek a boob

aduh… sudah pasti telat.
jam 8.00, masih di dalam kopaja 612 dan terjebak macet di sepanjang jalan ampera.
pagi, tapi panas sudah menyengat. mungkin dalam setahun ke depan, jika selalu lewat rute yang sama, bisa bisa sebelah kanan wajah saya akan berwarna lebih gelap. tiba2 inget cerita2nya veronica.
mata saya udah kriyip2. sepertinya saya mau tidur aja…

tiba2 terjaga, saya liat jam tangan. 8.29, sebentar lagi nyampe kantor.

ketika fokus sudah balik. di depan saya, arah jam 10, seorang laki laki berdiri menyamping, badannya menghadap ke jendela. usia kira kira 30an. jelas dia butuh mandi dan butuh cukur. dia terus menunduk. matanya lurus ke bawah. sesekali melirik kanan kiri cepat. lalu lurus ke bawah lagi.

di depan dia, duduk anak smu, perempuan, setengah tidur mungkin.
ga tau kalo dadanya mungkin diintip.

saat mata si laki2 ketemu dengan mata saya. ada semacam bahasa tubuh.
terjemahannya, mungkin dia bilang gini…

“siapa bilang berdiri di kopaja ga ada untungnya?”

anjing.

berhenti di depan kantor.
saya turun dan tertawa miris dalam hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s