bye bye robbie

makan malam dengan burger yang “manis” dan strawberry milkshake yang sepertinya dibikin dengan campuran 90% sirup dan 10% susu, mungkin bukan kombinasi yang cocok buat perut saya.

tengah malam, perut saya sakit.

tapi, sakit perut ini jadi berkah buat saya. soalnya sakit melilit memaksa saya untuk bangun dan pergi ke kamar mandi. ketika urusan perut selesai, liat jam, tertera 02:00 dini hari.

tiba2 ingat kalau malam pukul 01:00 ada siaran tunda. liverpool vs charlton. waktu pegang remote control, udah wanti2 sama diri sendiri buat ga nangis. soalnya ini partai terakhir “god” di anfield.

ketika tv udah nyala, bantal yang saya dudukin rasanya berubah jadi kaya mesin waktu. dan kita terbang di dalam lorong yang di dinding2nya terpasang tv plasma berisi cuplikan2 video gol2 fowler.

oh, how time flies, and words will always have difficulties to write out the feelings.

di akhir pertandingan, saya ga nangis sih. cuma berkaca-kaca.
thank you robbie, for everything.
you’ll be sorely missed.

*i’ll cross my fingers that you’ll score in athens and send milan boys weeping back to the catwalk.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s