dead

sabtu pagi:
di arteri, arus yang biasanya merambat pelan, nyaris berhenti. akhirnya gw liat mayat ditutupi koran, sikunya masih kelihatan. sementara organ dalam terburai berserakan, otak pecah, genangan darah berwarna merah muda, tengkorak tempurung kepala di bawah kaki, jajanan dagangan tercecer sepanjang jalan.

sementara, di deretan belakang, seorang kerabat bergumam ” langsung mlebu sorgo arek iki. mati nyambut gawe. mati ngibadah…”

yang terasa cuma sodokan kecil aja di perut gw.
mungkin, nurani gw mulai terkikis? atau gw yang lama2 terbiasa liat/denger kejadian kaya gini di jakarta?

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s