Review: Abhorsen

Abhorsen adalah buku terakhir dari Old Kingdom Series. Menurut gue, buku ini adalah buku yang paling bagus dari ketiga buku yang ada.

Melanjutkan dari cerita yang menggantung di buku sebelumnya. Lirael, pewaris Abhorsen yang baru mulai beradaptasi dengan status barunya. Dan akhirnya juga dijelaskan kenapa Sameth bisa terlibat dan kenapa dia mempunyai peranan penting di rangkaian peristiwa yang terjadi.

Mogget dan Disreputable Dog menjadi karakter penting, dan empat tokoh ini mempunyai misi yang jelas dan berbeda, tetapi saling melengkapi.

Lirael mulai belajar mengendalikan 7 bells dan book of the dead. Juga mencari siapa dalang kekacauan di balik peristiwa2 aneh di Ancelstierre.

Sameth, berusaha untuk menyelamatkan sahabatnya Nick dari pengaruh sihir Hedge sekaligus berusaha menghancurkan mesin-mesin generator yang akan digunakan untuk membangkitkan para arwah.

Sementara Mogget juga punya agenda sendiri, dari buku pertama sampai kedua, mungkin kita akan bertanya-tanya. Apakah mogget ini sebenarnya baik? Atau jahat? Siapa dia sebenarnya? Dan apa peran dia di kekacauan ini? Begitu juga dengan disreputable dog. Apakah dia punya motif khusus? Apa kaitannya dengan Lirael?

Semua dijawab dengan apik oleh Garth Nix. Alurnya cepat tanpa harus kedodoran plot. Ketegangan dibangun dengan baik, dan endingnya juga ga mengecewakan.

Verdict. Kalo udah beli buku pertama dan kedua, nanggung dong kalo ga beli yang ketiga? 😀

Review: Hiding Inside the Horrible Weather

actually, it was random browsing that ended up with me.. uhm.. leeching. you know, it’s when i browse around and decide to download one random song and then ends up downloading one album because it turns out to be good! goddammit. i know. shameless :”>

anyway.. on to the review.

awalnya gw rada terkejut juga denger “boys! grab your guns” dibuka dengan remix vokal, lagu ini ga pake basa basi, langsung memanjakan kuping gw dengan jilatan riff yang ciamik. diterusin dengan track no.2, “speak low if you speak love”.. aduh makin gw menggelinjang.

“the shake (awful feeling)” menceritakan tentang rasa frustasi dan keinginan untuk menghilangkan rasa it. ajaibnya, kocokan gitarnya dengan mudah bikin kepala gw goyang.

gw loncat ke “there are more frightening things…” wadaww.. gw melayang2… lanjut ama “dangerous”, dan gw keabisan kata2 denger irisan blues di lagu ini.

larry soliman, jesse barrera, dustin hook, steven oira, matt “spud” van gasbeck di usia mereka yang relatif masih muda (rata2 di bawah 20 thn) jelas punya bakat gede. gw akan ikutin perkembangan band ini di masa depan.

verdict: worth to leech. uhm.. i mean buy.