re-

minggu lalu, dalam perjalanan pulang bersama seorang sahabat saya ( seorang supir yang cerewet dan suka sekali nyasar), kami terlibat dalam diskusi yang riuh tentang sebuah konsep hubungan manusia.

sementara sebelumnya, kami baru saja mengantar pulang seorang teman yang, well, let’s say in dire situation. situasi yang membuat saya menertawakan diri saya sendiri dan mengungkapkan celetukan khas orang jawa kala apes, “masih untung gue cuma…. “. isi titik-titik dengan keapesan yang kamu alami, paling tidak ga sampe mati gitu loh.

dan di jeda ketika sang supir bingung harus belok ke mana, atau saat dia berhenti untuk mampir ke atm, saya terlempar kembali pada pilihan-pilihan yang ada di depan saya. tentang apa yang sebenarnya saya inginkan. dan langkah seperti apa yang harus saya pilih.

ada satu quote dari gaiman.
“sometimes we can choose the path we follow. sometimes our choices are made for us. and sometimes we have no choice at all. ~ dream”

well neil, no matter how much i love you, i beg to disagree. di hidup, selalu ada pilihan.

kadang kita harus membuat keputusan yang benar. di lain waktu, kita harus membuat suatu keputusan menjadi benar.

jadi inilah saya sekarang. mendefinisikan diri saya kembali. mulai dengan membuka mata dan belajar mendengarkan. oh, mungkin juga, saya akan lebih intensif latihan yoga😀

and yes. hello world : )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s