enzo’s journal #1

gue nyampe di rumah sekitar jam 10. dan di jendela, gue temukan satu plastik sayuran berupa dua ikat sawi hijau, sawi putih dan satu buah wortel (makasih mbah oje). dan ketika gue buka pintu rumah, enzo sudah ada di ruang tengah. nangkring dengan manisnya di situ.

gue panik. kok dia bisa keluar kandang sendirian? apa gue yang lupa menutup kandang sebelum berangkat?

langsung gue cek karpet dan tempat tidur. siapa tau enzo bandel dan menemukan spot baru buat buang hajat. syukurnya nggak. ga ada bau aneh atau bercak keruh di sana. setelah gue telusuri tiap sudut rumah, ternyata enzo buang hajat di spot favoritnya di pojok kamar depan.

gue goda dia dengan melambaikan selembar sawi hijau di depan mukanya. dan dia langsung kalap😀, gue diikutin terus.

setelah gue beri enzo beberapa lembar sawi hijau, pintu depan gue buka dan gue biarin dia bermain di luar. gue duduk di teras, sambil liatin dia lari bolak balik di beranda depan, sampai ke pot-pot tanaman tetangga. berbeda dengan dua kelinci gue yang almarhum, enzo sepertinya ga punya minat untuk menggerogoti tanaman tetangga. pun malam sebelumnya ketika gue bawa dia ke lapangan, rumput-rumput di sana juga dicuekin.

setelah puas lari-lari di depan, enzo masuk ke rumah. pintu gue tutup dan entah kenapa, enzo selalu saja lari ke kamar mandi (mungkin karena itu kamar yang paling sejuk kali yeuh?). gue bersihkan kandangnya, sekaligus gue cek juga hasil buang hajat dia. kondisi feses bagus, hitam, bulat dan agak keras. sementara, air seni gue lihat berwarna keruh (masuk akal, karena enzo ga gue kasih minum. asupan air hanya dari sayuran)

gue biarkan enzo berkeliaran di rumah, sementara gue istirahat sambil baca buku. pas lagi ngantuk-ngantuknya. tiba-tiba enzo datang dan mulai mengendus-endus. sampai akhirnya, entah kenapa, dia jilatin muka gueee…😀 hahahaha

iseng-iseng, gue tuang sedikit mizone yang gue bawa ke dalam wadah, dan gue tawarkan ke enzo. hasilnya, dia langsung sibuk menjilati minuman itu dan gue total dicuekin :)) (besok pagi, gue akan cek air seninya, jika dugaan gue benar, maka seharusnya air seninya jadi bening)

sekitar jam 12, gue udah bener-bener ngantuk. gue potongin beberapa lembar daun sawi hijau, dan gue letakkan di wadah makanan enzo. tuing-tuing, gue dorong dia masuk ke kandang, gue nyalakan lampu and bid him, good night good guy🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s