paddington03

Review: Paddington (2014)

Mrs. Brown: Perhaps you’d like an English name?
Paddington: An English name?
Mrs. Brown: Paddington!
Paddington: Paddington? I like it!

Jadi, saya termasuk beruntung karena dapat tugas jadi perwakilan MovieXplorers buat media screening Paddington di Kemang Village XXI (yang kebetulan cuma 5 menit dari rumah). Masuk ke dalam dengan harapan yang biasa-biasa saja, tapi keluar theater dengan senyum lebar. Hehehe.

paddington-poster06

Directed by: Paul King
Cast: Ben Whishaw, Hugh Bonneville, Sally Hawkins, Julie Walters, Jim Broadbent, Peter Capaldi, Nicole Kidman, Michael Gambon, Imelda Staunton, Simon Farnaby,        Samuel Joslin, Madeleine Harris & Matt Lucas

Synopsis:

Diadaptasi dari buku anak populer karya Michael Bond, Paddington dimulai di sebuah hutan di Peru. Di mana seorang penjelajah & ahli ilmu bumi dari Inggris bernama Montgomery Clyde; menemukan spesies beruang yang cerdas dan mampu berbicara. Dua beruang cerdas tersebut adalah Lucy dan Pastuzo.  Dan setelah menghabiskan waktu dengan dua beruang cerdas ini, Clyde pun harus meninggalkan mereka untuk kembali ke Inggris. Tapi sebelum berpisah, Clyde mengatakan bahwa mereka akan selalu diterima di Inggris.

Pastuzo dan Lucy membesarkan keponakan mereka Paddington, dengan semua hal berbau Inggris yang mereka pelajari dary Clyde, terutama London. Semua berjalan damai, ketika sebuah gempa bumi besar menghancurkan rumah mereka.  Kerusakan di tempat tinggal mereka, membuat Lucy memutuskan untuk menyelundupkan Paddington di sebuah kapal yang menuju ke London.

Di London, Paddington bertemu dengan keluarga Brown yang baik hati. Mereka menawarkan tempat tinggal sementara sampai Paddington menemukan rumah yang baru. Ketika semua sepertinya akan berjalan dengan baik, dari kejauhan, seorang ahli taksidermi mengintai Paddington dengan ambisi gelapnya.

paddington03

Review:

Paddington, seekor beruang lucu identik dengan mantel biru dan topi merahnya, yang gemar menyantap selai jeruk ini lahir lewat imajinasi Michael Bond di tahun 1958. Saat diceritakan pertama kali Paddington tiba di London, dia hadir dengan sebuah kertas tergantung di lehernya. “Tolong rawat beruang ini”, kalimat yang merujuk kepada situasi anak-anak pengungsi perang dunia kedua di Eropa.

Mereka yang kehilangan tempat tinggal, dan harus mencari rumah yang baru. Ini menjadi kerangka film yang sangat serius. Akan tetapi, eksekusinya penuh dengan kehangatan dan humor yang menyenangkan.

Para pecinta buku Paddington sepertinya bisa berlega hati dengan adaptasi layar lebar ini. Sang sutradara, Paul King berhasil mengadopsi narasi buku ke layar dengan sangat apik. Tutur cerita tentang pentingnya keluarga dan rasa kebersamaan dalam film ini berjalan dengan lancar, dan keinggrisan para karakternya pun terasa lekat.

Dibuka dengan rentetan adegan di mana seorang penjelajah menemukan spesies beruang yang cerdas dan mampu berbicara di sebuah pedalaman Peru. Ini semua mendadak berubah, ketika suasana di hutan yang sepertinya damai tiba-tiba dihantam oleh bencana besar, yang akhirnya memaksa Paddinton untuk menemukan tempat tinggal yang baru. Pembukaan cerdas, yang mengingatkan kita pada opening UP, dari Pixar.

Ketika Paddington tiba di Stasiun Paddington, pencariannya akan sebuah keluarga baru seperti sia-sia, sampai akhirnya di bertemu keluarga Brown. Mrs. Brown dengan senang hati menawarkan tempat tinggal sementara kepada Paddington, sementara Mr. Brown cenderung lebih berhati-hati dan terlihat keberatan dengan ide tersebut. Setelah itu, berbagai macam kekacauan serta kekonyolan seperti mengikuti Paddington kemana pun dia pergi. Dari kamar mandi, sampai ke jalanan London. Dan bagaimana keluarga Brown harus ikut kerepotan membereskan kekacauan tersebut. Juga saksikan penampilan apik Nicole Kidman sebagai antagonis yang cantik tapi juga dingin.
paddington06

Daya tarik film ini tak hanya ada di visual yang cantik, hangat serta simetris ala Wes Anderson. Tetapi juga di timing humor yang pas. Tak ketinggalan, referensi musik dari franchise film lain dan penampakan band calypso di sela-sela adegan penting, menambah nilai lebih film ini.

Jadi, jika kamu mencari film keluarga yang setia dengan sumbernya, menghibur, dan menyentuh; baik untuk anak-anak dan dewasa, maka Paddington adalah jawabannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s